Pagi-pagi mendadak aku harus bangun karena teman memanggil, dia bilang kita harus segera cek-out karena dibawah sudah menunggu supir angkot sewaan kita yang akan mengantar ke tempat rumah sewaan.pikir ku cepat sekali sopir itu menemukan tempat sewaan baru tadi malam kami minta coba cari eh besoknya pagi sudah di temuin.Lantas tanpa mandi saya berkemas, untung ada topi jadi tidak begitu kentara sekali baru bangun tidur.Kami menyewa rumah tersebut seharga 550.000 ruangan nya terbagi satu ruangan tamu, satu ruang kamar 2x4m dan kamar mandi, lumayan pikir kami untuk berhemat.Air di rumah ini lancar dan ga susah maka saya langsung mencuci beberapa potong kaos saya.siangnya sebelum mancing kami mengkocok nama seperti di arisan maksudnya untuk menentukan siapa yang piket setiap harinya, saya dapat di hari selasa dan kamis (satu hari dua orang).Setelah itu saya pergi memancing bersama teman, kata si pemilik rumah kalau mancing dahulu gampang sekali dapat ikannya tapi setelah ada beberapa orang yang memakai bom ikan dan racun jadi sekarang ikannya jarang.Ya harapan saya ikannya masih ada yang tersisa.Setalah lama mencari umpan cacing tidak ketemu maka kami pakai belalang dan kepompong yang ada dipohon pisang.Sekitar kurang lebih 1 ½ jam kami mancing tidak dapat apa2 dan mungikin benar kata pak tua tadi ikan nya sudah habis di bom semua seperti herosima dan nagasaki yang hancur dibom amerika.he3.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar