
Hadiah yang kekal
Pada bulan desember bulan depan akan ada suatu surprise besar, khususnya untuk orang yang belum pernah menerima hadiah yang unik, hadiah yang saya maksud adalah hadiah yang kekal.
Biasanya kita hanya mendapat hadiah yang kita inginkan dan kita harapkan seperti jam tangan, baju baru, sampai motor atau kendaraan lainnya pada suatu hari istimewa kita.Seperti sebuah cerita pada saat umur saya sekitar 10 tahun pada suatu kebaktian sekolah minggu di gereja GPDI Otista saya di tanya oleh seorang guru sekolah minggu, dia berkata:apa yang kamu inginkan sebagai hadiah tahun ini tapi jangan lebih dari 20.000 ya (pada tahun tersebut 20.000 sdh termasuk dlm nominal cukup besar), lalu saya berpikir sejenak dan menjawab saya belakangan ini ingin sekali mempunyai sweater.Dan guru sekolah minggu menjawab ok, lalu mencatat di sebuah kertas sweater yang saya sebut barusan.Dan pada tanggal 25 desember 1993 tersebut saya diberikan sebuah bingkisan yang besar oleh gur sekolah minggu, karena saya sudah agak lupa dan tidak terlalu yakin mendapatkan sweater setelah saya membuka kado tersebut woh hati saya senang sekali saya seorang anak yang merasa tidak mungkin mendapatkan sweater karena kalo membeli cukup mahal dan uang keluarga pas-pas an untuk makan dan bayar sekolah anak2nya.Hadiah tersebut selalu saya ingat sampai sekarang sebuah sweater dari benang wol yang cukup indah dan saya tidak tahu apakah dia membeli dari luar negeri atau dalam negeri tapi yang jelas dia memberikan yang terbaik sebagai hadiah untuk saya.Pada kesempatan ini saya mau berbagi tentang sebuah hadiah yang kekal, Cerita kali ini berbeda tapi masih tentang saya (ga pa2 ya,itung2 kesaksian he3). Pada tahun 2002 seorang laki2 lulus dari Sekolah Teknik Menengah swasta jakarta jurusan listrik.Perasaan senang awalnya muncul tapi hanya sebentar karena yang terlintas adalah bagaimana sekarang untuk mencari kerja, dan yang amat mengenaskan nilai yang didapat waktu lulus sangat minim sekali dibawah rata2, dengan rasa sedikit malu lalu saya mencoba memasukkan lamaran kerja ke beberapa yayasan dan juga SPBU yang baru buka.Dari sekian banyak lamaran pernah sekali mengikuti test di daerah tangerang pada perusahaan panel listrik namun gagal untuk lamaran lainnya tidak ada yang dipanggil.Diperasaan yang terlintas hanya penyesalan karena nilai saya yang buruk yang disebabkan malas belajar,ikut bergaul gak jelas/nongkrong dan terkadang sempat untuk tawuran, padahal Tuhan memberikan saya kesempatan sekolah sambil kerja di sebuah stock point kopi Parkita di daerah penggilingan PIK namun serasa semua saya sia-siakan.Pada mulanya tidak terbesit untuk dapat kuliah karena keterbatasan dana keluarga yang sudah morat-marit menyekolahkan saudara yang lain adapun kakak hanya seorang SPG mall pada saat itu,namun Tuhan berkehendak lain saya di suruh kuliah,langkah pertama saya ke semarang ikut test masuk di Universitas Satya Wacana yang terkenal elektronya cukup bagus namun beberapa minggu kemudian saya kembail ke semarang dari jakarta namun melihat nilai ternyata tidak lulus.Dari situ akhirnya kakak saya mendapat informasi dan mengajak saya untuk kuliah disebuah kampus terkenal khususnya di daerah jatiwaringin yaitu Krisnadwipayana,padahal sebelumnya saya sudah mau mengambil keputusan untuk jualan jagung keliling atau ngamen saja untuk sementara.tapi woh memang Tuhan memakai kakak saya untuk masuk dalam rencanaNya dan kemudian saya kuliah diUnkris.Tidak sampai disitu disana saya berkenalan dengan hamba Tuhan yang dipakai luarbiasa dalam pelayanan kepemimpinan Kampus sapaan nya akrab dipanggil bang parasian.Dari perkenalan dengan abang tersebut karakter saya Tuhan bentuk dengan menjadi MC,Kordinator pelayanan ret2,natal dan wakil ketua Posa,dan dalam studi Tuhan juga memberkati saya dengan menjadi asisten lab elektro dan juga saya dapat lulus dari pelajaran teknik yang cukup sulit dengan empat tahun.Semua itu berawal dari hadiah yang kekal, dimana Tuhan Yesus saya undang secara pribadi masuk dalam kehidupan saya dan mengatur/berotoritas atas semua keinginan saya dan Tuhan Yesus memberikan yang terbaik dalam hidup saya bukan saja yang terbaik yang hanya dari seseorang tapi ini dari Tuhan yang terbaik dan yang kekal.Sampai saat ini itulah hadiah yang kekal dalam hidup saya.Tuhan memakai saya luar biasa dari seorang anak yang tidak pernah menyangka dapat kuliah,dapat kerja dan dapat memimpin.Sekarang saya bekerja pada sebuah perusahaan subkon telecommunication swasta,pernah juga menjadi kordinator project area sumbagut dan NAD di medan untuk project ericsson telkomsel dan ericsson NTS.
semua adanya untuk kemuliaan Tuhan Yesus,bukan karena kuat gagah saya.sebuah self esteem yang saya rasakan adalah karena Tuhan memakai kehidupan saya menjadi berharga/esteem.
Firman Tuhan tentang sebuah hadiah yang kekal yang perlu menjadi rema dalam hidup kita "Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia mengaruniakan hidupNya yang kekal, agar setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa melainkan beroleh kehidupan yang kekal".Semoga anda juga dapat mengalami amazing experience with Jesus sebagai mana hadiah yang kekal itu sudah anda dapatkan.G bu